5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Tangerang Selatan — Sebanyak 5.150 pengemudi ojek online (ojol) se-Jabodetabek antusias mengikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas yang digelar Korlantas Polri di Indonesia Safety Driving Center (ISDC), Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo bersama jajaran pejabat utama Korlantas Polri. Para pengemudi ojol mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang memadukan edukasi keselamatan berlalu lintas, pelatihan, lomba safety riding hingga hiburan musik.

Antusiasme peserta terlihat saat mengikuti pelatihan safety riding. Para pengemudi ojol menyimak materi dan mempraktikkan secara langsung teknik berkendara yang aman.

Salah satu materi yang diberikan yakni Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Pelatihan ini membekali pengemudi ojol dengan pengetahuan dasar untuk memberikan pertolongan ketika menemukan korban kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan, perilaku berkendara yang aman, serta kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Dalam sambutannya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo mendorong para pengemudi ojol menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, peran pengemudi ojol tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga memiliki posisi penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Peran pengemudi ojol hari ini tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, juga sebagai wajah ke depan dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas,” kata Irjen Pol Wibowo.

Ia mengajak para pengemudi ojol menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya, khususnya dalam menerapkan disiplin, etika berkendara, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

“Oleh karena itu, saya selalu mendorong agar seluruh rekan-rekan pengemudi ojol dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, menjadi contoh dalam disiplin, etika berkendara, serta kepatuhan terhadap seluruh aturan lalu lintas,” ujarnya.

Irjen Wibowo mengatakan semangat kemitraan antara kepolisian dan pengemudi ojol sejalan dengan program Polantas Karib yang mengedepankan kepolisian lalu lintas yang aktif, responsif, intuitif, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Semangat kemitraan ini sangat sejalan dengan program Polantas Karib. Polantas yang ingin selalu membangun kemitraan: aktif, responsif, intuitif, dan juga berintegritas dalam melayani masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan kegiatan keselamatan lalu lintas sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama. Menurutnya, budaya keselamatan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dengan tidak menganggap remeh keselamatan di jalan.

“Melalui kegiatan-kegiatan keselamatan lalu lintas ini, mari sama-sama kita jadikan momentum untuk memperkuat komitmen bersama. Mari kita mulai dari hal-hal yang sederhana dan hal yang paling penting, dengan tidak pernah menganggap remeh aspek keselamatan,” tutur Irjen Wibowo.

Ia menekankan bahwa perjalanan yang baik bukan sekadar perjalanan yang cepat sampai, tetapi perjalanan yang memastikan seluruh pengguna jalan tiba di tempat tujuan dengan selamat.

«“Perjalanan yang baik bukanlah perjalanan yang cepat sampai ke rumah, tetapi perjalanan yang membawa kita sampai ke tempat tujuan dengan selamat,” katanya.»

Selain edukasi dan pelatihan, Korlantas Polri juga menghadirkan layanan SIM keliling dalam kegiatan tersebut. Sejumlah pengemudi ojol memanfaatkan layanan itu untuk melakukan perpanjangan SIM di stan yang telah disediakan.

Gebyar Keselamatan Lalu Lintas semakin semarak dengan hiburan musik dari Cakra Band. Ribuan pengemudi ojol pun menikmati rangkaian kegiatan yang menggabungkan edukasi keselamatan, pelayanan kepolisian, pelatihan, kompetisi, dan hiburan dalam satu kegiatan.

  • Related Posts

    Polda Jatim Siagakan Posko DVI di RS Bhayangkara Surabaya, Dukung Penanganan KM Virgo Transport 8

    SURABAYA – Polda Jawa Timur menyiagakan Posko Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit Bhayangkara H. Samsoeri Mertojoso Surabaya sebagai bagian dari kesiapan penanganan terpadu terkait insiden hilang kontak KM…

    Polri Kerahkan Tim DVI untuk Mendukung Penanganan Hilangnya Kapal Virgo

    Jakarta – Polri mengerahkan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk mendukung proses penanganan dan identifikasi korban terkait hilangnya kapal Virgo dalam pelayaran rute Surabaya–Banjarmasin. Dukungan DVI Polri dilakukan melalui sejumlah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Berita Pilihan

    Polda Jatim Siagakan Posko DVI di RS Bhayangkara Surabaya, Dukung Penanganan KM Virgo Transport 8

    • By Redaksi
    • September 14, 2026
    • 1 views

    Polri Kerahkan Tim DVI untuk Mendukung Penanganan Hilangnya Kapal Virgo

    • By Redaksi
    • September 14, 2026
    • 1 views

    Kawal Kebijakan Bapanas, Satgas Pangan Polres Blitar Kota Sidak Rantai Pasok Beras

    • By Redaksi
    • September 14, 2026
    • 1 views

    Sinergi Cegah Karhutla, Polres Bojonegoro Sisir Kawasan Rawan di Kedungadem

    • By Redaksi
    • September 14, 2026
    • 2 views

    Polda Jatim Siaga Penuh Hadapi Fase Kritis Karhutla di 7 Kawasan Pegunungan

    • By Redaksi
    • September 14, 2026
    • 1 views

    Satgas Pangan Polres Bondowoso Pastikan Harga Beras di Pasar Induk Sesuai HET

    • By Redaksi
    • September 14, 2026
    • 2 views