GRESIK – Polres Gresik terus menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pada Kamis (21/05/2026), Bhabinkamtibmas Desa Sukomulyo terjun langsung meninjau lokasi budidaya melon di pekarangan green house milik warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Kehadiran personel Polsek Manyar ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, saran, serta kendala yang dihadapi masyarakat terkait perkembangan budidaya melon. Selain mendengar keluh kesah petani, Bhabinkamtibmas juga aktif mensosialisasikan program Polri terkait pemanfaatan lahan produktif dan Pekarangan Pangan Bergizi.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari upaya Polri untuk mendukung penuh program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan.
Menariknya, program Pekarangan Pangan Bergizi ini juga disinergikan dengan program nasional lainnya, yaitu Makan Bergizi Gratis.
Diharapkan, hasil dari pekarangan produktif seperti ini dapat menyuplai kebutuhan pangan bergizi secara mandiri di tingkat desa.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, melalui Kapolsek Manyar Iptu M. Gifari Syarifuddin, menegaskan bahwa peninjauan ini adalah perwujudan nyata dari komitmen Polri dalam mengawal ketahanan pangan dari hulu ke hilir.
”Polri berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional dengan rutin melakukan kegiatan di lapangan. Kami bergerak untuk memotivasi warga agar aktif di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, hingga peternakan. Polri juga berkolaborasi dengan kelompok tani dan penyuluh pertanian untuk memberikan edukasi di masing-masing desa binaan,” terang Iptu M. Gifari Syarifuddin.
Iptu M. Gifari menambahkan bahwa seluruh jajaran Polsek Manyar kini berperan aktif sebagai motor penggerak masyarakat. Baik petani maupun non-petani diajak untuk menjadi inisiator program ketahanan pangan, memanfaatkan lahan pribadi maupun lahan milik pemerintah.
Selain mempererat hubungan emosional antara masyarakat dan Polri, kegiatan pendampingan ini membuat para petani merasa lebih diperhatikan. Kehadiran polisi di tengah perkebunan memberikan rasa aman sekaligus suntikan optimisme demi terwujudnya cita-cita swasembada pangan.

